• Three Angels Media

Bagian 4 : Hari Minggu dalam Perjanjian Baru


Berikut ini adalah pemeriksaan menyeluruh dari setiap ayat Perjanjian Baru yang menyebutkan "hari pertama dalam seminggu [Hari Minggu]"

1)Matius 28:1 : “Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu”. Di sini dua hari yang berbeda disebutkan. Yang satu adalah "hari Sabat", dan yang lainnya adalah "hari pertama dalam minggu itu," atau hari Minggu, yaitu hari setelah hari Sabat. Yesus Kristus bangkit dari kematian pada hari Minggu, namun Matius mengungkapkan bahwa ini tidak mengubah hari Minggu menjadi hari Sabat.

2) Markus 16:1,2 : "1Setelah lewat hari Sabat ...2Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu…." Kebangkitan Yesus pada hari Minggu pagi sangatlah mulia. Super-mulia! Namun tidak ada bukti bahwa ini membuat hari Minggu suci. Apakah salib membuat hari Jumat suci karena Yesus mati di kayu salib pada hari Jumat ? Seperti dalam Matius 28: 1, hari Minggu datang “ketika hari Sabat sudah lewat," yaitu, hari setelah hari Sabat. 3) Markus 16:9 : "Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu. Hari Minggu biasa disebut sederhananya : hari pertama dalam minggu. Siklus Mingguan dimulai pertama kali di Kitab Kejadian. Tuhan menciptakan dunia ini dalam enam hari, kemudian Dia "beristirahat pada hari ketujuh... memberkati hari ketujuh dan menguduskannya." Kejadian 2: 2, 3. Tuhan menahbiskan "hari ketujuh" sebagai Hari Kudus-Nya, bukan "hari pertama dalam seminggu (hari minggu)”.

4) Lukas 24:1 : Perempuan-perempuan pergi ke kubur pada "hari pertama dalam minggu itu" setelah "mereka beristirahat pada hari Sabat sesuai dengan perintah."(Lukas 23:56). Ayat ini mencerahkan. Mereka adalah wanita Kristen yang mencintai Yesus. Mereka memelihara hari Sabat setelah salib. Lukas adalah orang bukan Yahudi yang menulis ini sekitar 28 tahun setelah kebangkitan. Sekali lagi, seperti yang Lukas nyatakan, Sabat masih ada di sana, dan wanita-wanita Kristen ini memeliharanya "sesuai dengan perintah" yang ditemukan dalam Keluaran 20: 8-11. Ayat-ayat ini membuktikan bahwa hari Sabat berlanjut setelah salib, dan bahwa hari Sabat bukan hari Minggu.

5) Yohanes 20:1 : Maria Magdalena datang ke kubur pada "hari pertama dalam minggu itu." Seperti dalam Matius, Markus dan Lukas, Yohanes memberikan sebuah cerita naratif tentang kebangkitan Tuhan kita pada hari Minggu. 6) Yohanes 20:19 : Pada hari pertama minggu itu "(minggu ketika hari sudah malam), para murid "berkumpul"di belakang pintu tertutup. Mengapa? "Karena takut pada orang Yahudi." Ini bukan sebuah pertemuan ibadah. Mereka takut. Mereka tidak percaya laporan dari Maria bahwa Yesus telah bangkit. Markus 16: 9-13. Mereka khawatir bahwa pihak berwenang Yahudi bisa masuk, menuduh mereka mencuri tubuh Tuhan mereka, dan kemudian menangkap mereka. Kemudian Yesus menyatakan diriNya sebagai Tuhan yang telah bangkit. Namun dalam ajaranNya, Dia tidak menyebutkan hari Minggu.

7) 1 Korintus 16:2 : "Tentang pengumpulan uang bagi orang-orang kudus" (ayat 1). Konteks dan didukung ayat-ayat lainnya mengungkapkan bahwa Paulus sedang mengumpulkan kolekte bagi orang-orang percaya yang membutuhkan di Yerusalem (ayat 3) selama masa kelaparan. Lihat Kisah Para Rasul 11:27-30; Roma 15:25,26. Perhatikan baik-baik: Pada "hari pertama dari tiap-tiap minggu" (Hari Minggu), hendaklah setiap orang (secara individu), menyisihkan sesuatu dan menyimpannya di rumah (bahasa Yunani asli “lay by him in store” berarti menyimpan di rumah). Kata-kata, "menyisihkan sesuatu dan menyimpan dirumah" mengungkapkan bahwa ini harus dilakukan oleh orang-orang beriman di rumah mereka masing-masing. Hari pertama dalam minggu (Hari Minggu) sangat ideal bagi orang-orang Korintus untuk melihat kembali minggu sebelumnya, memeriksa keuangan mereka, dan memberikan kontribusi mingguan. Ini kemudian akan dikumpulkan dan disiapkan untuk Paulus, "bahwa tidak ada pertemuan ketika saya datang (ayat 2 terjemahan langsung KJV)”. Paulus akan melewati Korintus. Dia ingin uangnya siap untuk dia jemput. Ini adalah situasi darurat dan bukan praktek reguler mereka, karena Paulus harus memberi mereka "arahan" untuk melakukan apa yang biasanya tidak biasa mereka lakukan (ayat 1). Paulus tidak mengatakan apa-apa di sini tentang kebaktian gereja atau kebangkitan.

8) Kisah Para Rasul 20:6-13 : Bagian ini sering disalahgunakan untuk mendukung ketaatan pada hari Minggu, namun ternyata tidak. Ini adalah pertemuan terakhir Paulus dengan sekelompok kecil orang percaya di "Troas" (ayat 6). Pertemuan tersebut berlangsung pada malam hari (Kis 20:7- 8) pada "hari pertama dalam minggu itu." Secara Alkitabiah, hari dimulai saat matahari terbenam (lihat Kejadian 1:5,8; Lukas 23:54, dll). Oleh karena itu pertemuan ini berlangsung pada Sabtu malam. The New English Bible mengatakan : Pada Sabtu malam. Malam itu Paulus memberitakan khotbah perpisahannya, siap berangkat keesokan harinya [pada hari Minggu pagi]. Pada saat fajar (ayat 11), sementara Lukas berlayar (ayat 15), Paulus berjalan 25 mil ke Asos (ayat 14). Jadi, Paulus menempuh banyak mil pada hari Minggu itu. Dia pernah berada di Troas untuk tujuh hari (ayat 6). Matematika sederhana menunjukkan bahwa Paul tiba pada hari Minggu yang lalu, tinggal selama seminggu, dan melakukan pertemuan terakhirnya pada Sabtu malam, yang akan terjadi tepat setelah hari Sabat. Secara signifikan, Kitab Kisah Para Rasul menyebutkan "hari pertama dalam minggu" hanya sekali (dalam Kisah Para Rasul 20: 7), namun "hari Sabat" disebutkan sebanyak 11 kali (lihat Kisah Para Rasul 1:12; 13:14, 27, 42, 44 15:21; 16:13; 17: 2; 18: 4). Studi yang cermat terhadap Kisah Para Rasul 20: 6-13, "Malam Sabtu di Troas, Minggu Perjalanan ke Asos" adalah bukti bahwa Paulus tidak memelihara hari Minggu kudus.

Ringkasan Bukti-bukti di Perjanjian Baru : 1. Hari Minggu hanya disebut, "hari pertama dalam minggu" dalam Perjanjian Baru. Yesus dan para murid tidak “istirahat” pada hari mingggu, Yesus tidak memberkatinya, dan tidak menguduskannya, sehingga para murid bahkan setelah salib tidak menguduskan atau memeliharanya sebagai hari peribadatan. 2. Yesus Kristus sendiri tidak pernah menyebutkan hari Minggu, bahkan tidak satu kali pun! 3. Tidak sekali pun hari Minggu disisihkan sebagai hari suci untuk menghormati kebangkitan. 4. Dalam Matius, Markus dan Lukas, hari Minggu selalu datang "setelah hari Sabat." 5. Roh Kudus hanya mengajarkan apa yang Yesus Kristus ajarkan. Yohanes 14:26; 16:13,14. Karena Yesus tidak pernah menyebutkan hari Minggu, Roh Kudus tidak akan mengajarkannya. 6. Setelah kebangkitan-Nya, Yesus menyuruh murid-muridNya untuk mengajarkan hanya apa yang telah Dia "perintahkan" mereka. Matius 28:20. Karena Yesus tidak pernah menyebutkan hari Minggu, para rasul tidak pernah mengajarkannya. 7. Hari Minggu tidak dapat menjadi bagian dari Perjanjian Baru karena dimulai setelah darah Yesus Kristus ditumpahkan. Setelah kematian, tidak mungkin untuk "menambahkan" ke sebuah perjanjian. Gal. 3:15.

Artikel diatas diambil dan diterjemahkan dari White Horse Media atas ijin Steve Wohlberg, Direktur dan Pembicara White Horse Media.

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3AM@threeangelsmedia.com.

<-- artikel sebelumnya | artikel selanjutnya -->

76 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA