• Three Angels Media

Pelajaran 2 - Apakah Tuhan Menciptakan Setan?


Mayoritas orang di dunia saat ini sedang tertipu oleh makhluk jahat yang sangat pintar yang bertujuan membinasakan mereka – sesosok “dalang” jenius yang disebut Setan atau Iblis. Tapi Raja Kegelapan ini jauh lebih hebat dibanding apa yang mungkin Anda pikirkan. Banyak orang bilang dia hanya tokoh dongeng, tapi Alkitab mengatakan bahwa dia betul-betul ada, dan dia sedang menipu dan menjerat keluarga-keluarga, gereja-gereja, dan bahkan negara-negara, untuk menciptakan lebih banyak penderitaan di dunia ini. Berikut adalah fakta mencengangkan dari Alkitab tentang raja kegelapan dan bagaimana anda dapat mengalahkanya!

1. Siapakah yang pertama kali berdosa diseluruh alam semesta ? “…Iblis berbuat dosa dari mulanya.”(1 Yohanes 3:8). “naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia,” (Wahyu 12:9).

Jawaban: Setan, yang juga disebut Iblis adalah pencipta dosa dan kejahatan. Tanpa kata-kata Tuhan di dalam Alkitab, asal mula kejahatan di alam semesta takan pernah diketahui.

2. Siapakah nama Setan sebelum dia berdosa? Dimanakah dia tinggal sewaktu itu?

“Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai bintang timur, putera fajar, engkau sudah di pecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! ” (Yesaya 14:12).

Yesus berkata, “Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.” Lukas 10:18.

“Yang berjaga, di gunung kudus Tuhan engkau berada dan berjalan-jalan di tengah batu-batu yang bercaha-cahaya.”Yehezkiel 28:14.

Jawab: “Namanya adalah lucifer, dan dia tinggal di sorga. Lucifer dilambangkan dengan Raja Babel di Yesaya 14 dan Raja Tirus di Yehezkiel 28.

3. Seperti apa asal usul Lucifer, apa posisinya, bagaimana Alkitab menggambarkan dia?

“… Pada hari penciptaanmu.” “…Sejak hari penciptaanmu.” Yehezkiel 28:13, 15. “Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga, … “Yehezkiel 28:14.

“Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah…. segala batu yang berharga …Engkau tak bercelah di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu. ” Yehezkiel 28:12-15.

Jawab: Lucifer di ciptakan Tuhan, sama seperti semua malaikat lainnya (Efesus 3:9). Lucifer adalah kerub “yang berjaga” atau menaungi. Kerub adalah jabatan tertinggi di antara para malaikat, karena menaungi Sorga. Satu kerub berdiri di sebelah kiri Tahta Tuhan, dan satu lagi di sebelah kanannya. (Mazmur 99:1). Lucifer adalah salah satu malaikat tertinggi itu. Ketampanannya sempurna. Kecemerlangannya sangat menyilaukan. Yehekiel 28:13 menyiratkan bahwa tenggorokan Lucifer diciptakan khusus oleh Tuhan agar Lucifer menjadi penyanyi dan pemusik yang sangat hebat. Beberapa orang berpendapat bahwa dia memimpin paduan suara malaikat.

4. Apa yang terjadi di dalam hidup Lucifer yang menuntunnya ke dalam dosa? Dosa besar apa yang dilakukannya?

“Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kau musnakan demi semarakmu…” Yehezkiel 28:17. “

Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu… aku hendak mendirikan tahtaku mengatasi bintang-bintang… hendak menyamai yang Maha Tinggi!” Yesaya 14:13,14.

Jawab: Kesombongan, kecemburuan, ketidakpuasan, dan keinginan untuk meninggikan diri muncul dalam hatinya. Lucifer juga mempunyai maksud untuk menggulingkan Tuhan dari takhtaNya dan menuntut agar semua makhluk ciptaan Tuhan menyembah dirinya saja. Ini adalah pengkhianatan yang paling parah di alam semesta.

Catatan : Kenapa ibadah (penyembahan), itu sangat penting? Karena ibadah adalah faktor kunci dalam pertentangan besar antara Tuhan dan Setan. Untuk menjadi manusia yang sukacitanya berkelimpahan dan seutuhnya manusia harus menyembah Tuhan, dan seperti itulah adanya kita diciptakan. Bahkan malaikat suci pun tidak boleh disembah (Wahyu 22:8, 9). Setan selalu mengusahakan agar dirinya disembah sejak penciptaan bumi ini. Berabad-abad sesudahnya, sewaktu dia mencobai Yesus di padang belantara, ibadah masih merupakan masalah utama (Matius 4:8-11). Di zaman akhir ini, Tuhan sedang memanggil semua bangsa agar menyembah-Nya (Wahyu 14:6,7), ini sangat memicu kemarahan Iblis sehingga dia akan mencoba untuk memaksa manusia untuk menyembahnya, dengan ancaman hukuman mati (Wahyu 13:15). Semua orang menyembah sesosok makhluk atau sesuatu hal: kekuasaan, nama baik, makanan, kesenangan dunia, benda-benda (harta milik), pendapatnya sendiri, dan lain-lain.

Tuhan berkata, “Jangan ada padamu tuhan lain di hadapan-Ku.” (Keluaran 20:3). Dan kalau kita tidak menyembah Dia seorang, di mata-Nya kita sedang melawan Dia (Matius 12:30). Berita ini mungkin sangat mengejutkan bagi Anda, tapi benar. Jika sesuatu atau sesosok makhluk selain Tuhan mendapat tempat pertama dalam hidup saya, saya sedang – barangkali tanpa sadar menyembah Setan dan mendukungnya. Apakah Tuhan mendapat tempat pertama dalam hidup saya, atau apakah saya tanpa sadar meninggikan Setan? Ini pertanyaan yang membangunkan kita dari tidur rohani, bukan?

Ketidakpuasan dalam hati Lucifer berubah menjadi pemberontakan terbuka melawan Tuhan. Sepertiga malaikat suci bergabung dengannya dalam sebuah usaha kudeta untuk menggulingkan Tuhan dari tahta-Nya. Akibatnya Lucifer dan para pengikutnya diusir dari Sorga diantara bintang-bintang dan dibuang kebumi.

5. Apa yang terjadi di sekitar Sorga sebagai akibat pemberontakan Lucifer?

“Maka timbullah peperangan di Sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di Sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau, Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.” (Wahyu 12:7-9).

Jawab: Lucifer mendapat dukungan sepertiga dari seluruh malaikat suci (Wahyu 12:3,4) dan menimbulkan pemberontakan di dalam Sorga. Tuhan tidak mempunyai pilihan lain kecuali membuang Lucifer dan malaikat-malaikatnya. Ini adalah pertempuran yang paling hebat di alam semesta. Tujuan Lucifer adalah untuk merampas takhta Tuhan, walaupun hal itu mungkin menyeretnya ke dalam pembunuhan (Yohanes 8:44). Sesudah pembuangannya dari Sorga, Lucifer disebut Setan (artinya Sang Musuh/Lawan) dan Iblis (artinya Pencemar / Pemfitnah), dan malaikat-malaikatnya disebut malaikat-malaikat setan.

6. Dimanakah markas Setan sekarang ini? Bagaimana pendapatnya tentang manusia?

” “Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: “Dari mana engkau?” Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: “Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi.” (Ayub 2:2).

“… celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.” (Wahyu 12:12).

“Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.” (1 Petrus 5:8).

Jawab: Menurut pendapat umum, markas setan adalah neraka di bawah permukaan bumi. Itu salah. Markas setan sebenarnya ada diatas permukaan bumi, di alam nyata dimana manusia hidup. Tuhan memberikan Adam dan Hawa kekuasaan atas seluruh bumi (Kejadian 1:26). Waktu mereka berdosa, kekuasaan itu secara otomatis beralih ke Setan (Roma 6:16), yang kemudian menjadi penguasa dunia ini (Yohanes 12:31). Setan sangat membenci manusia, yang diciptakan dalam gambar dan rupa Tuhan. Setan tidak bisa membunuh Tuhan. Jadi sebagai gantinya, serangannya diarahkan pada manusia yang merupakan ciptaan Tuhan. Dia adalah pembunuh kejam yang sangat membenci kita dan bertujuan untuk membinasakan kita, dan dengan cara demikian menyakiti hati Tuhan.

Adam dan Hawa tidak boleh memakan buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat; kalau mereka memakannya mereka akan mati.

7. Waktu Tuhan menciptakan Adam dan Hawa, apa satu-satunya hal yang dilarang-Nya? Apa hukumannya bila mereka melanggar?

“Tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati. ” Kejadian 2:17.

Jawab: Mereka tidak boleh memakan buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Hukuman bila mereka memakannya adalah kematian.

8. Makhluk apa yang digunakan Setan sebagai perantara untuk menipu Hawa? Kebohongan apa yang dikatakan Setan pada Hawa?

“Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allahi berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan; buahnya, bukan?” “Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” Kejadian 3:1,4,5.

Jawab: Setan memanfaatkan ular – binatang paling cerdas, paling cantik, yang diciptakan Tuhan untuk menipu Hawa. Beberapa orang berpendapat bahwa ular dulunya memiliki sayap dan bisa terbang (Yesaya 14:29; 30:6). Ular dulunya tidak menjalar di tanah (Kejadian 3:14). Dusta Setan kepada Hawa: (1) kamu tidak akan mati, dan (2) memakan buah itu akan membuatmu pintar, tahu tentang yang baik dan yang jahat. Setan, yang menciptakan segala macam dusta pada mulanya (Yohanes 8:44), mencampuradukan kebenaran dengan dusta kepada Hawa. Kebohongan yang mengandung sedikit kebenaran adalah kebohongan yang paling efektif. Memang benar, mereka akhirnya tahu tentang yang jahat tetapi setelah mereka sendiri jatuh ke dalam dosa. Karena kasih-Nya, Tuhan sebelumnya menahan pengetahuan tentang hal-hal yang jahat tersebut seperti sakit hati, dukacita, rasa sakit jasmaniah, dan kematian. Setan membuat pengetahuan tentang yang jahat agar kelihatan menarik, dan mengatakan kebohongan-kebohongan untuk menutupi sifat-sifat Tuhan yang sesungguhnya. Sebab dia tahu bahwa orang akan menolak Tuhan yang Maha Pengasih apabila mereka tidak mengerti betul tentang karakterNya.

9. Apa salahnya menggigit buah? Kenapa Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden?

“Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.” (Yakobus 4:17).

“sebab dosa ialah pelanggaran hukum Tuhan.” (1 Yohanes 3:4).

“barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis.” (1 Yohanes 3:8).

“Berfirmanlah Tuhan Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan’ sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” la menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyalanyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan. (Kejadian 3:22, 24).

Jawab: Ya, makan buah itu adalah dosa karena itu adalah penolakan langsung pada salah satu perintah Tuhan. Itu adalah pemberontakan terbuka terhadap hukum dan otoritas Tuhan. Dengan menolak salah satu perintah Tuhan, Adam dan Hawa menggabungkan diri mereka dengan Setan, dan dengan demikian membuat suatu pemisah antara mereka dengan Tuhan (Yesaya 59:2). Setan sepertinya berharap setelah Adam dan Hawa makan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu lalu berlanjut dengan memakan buah dari pohon kehidupan, dan dengan cara tersebut mereka akan menjadi orang berdosa yang abadi. Tetapi Tuhan mengusir mereka dari Taman Eden agar peristiwa mengerikan semacam itu tidak terjadi.

10. Apa fakta menakjubkan yang disingkapkan Alkitab tentang cara-cara Setan dalam menyakiti, menipu, melemahkan iman, dan membinasakan manusia?

Jawab: Setan menggunakan segala macam cara yang bisa dipikirkannya untuk menipu dan membinasakan manusia. Malaikat-malaikat jahat bisa bertubuh padat seperti manusia, berperan sebagai orang baik-baik, bahkan pemimpin agama. Setan akan muncul sebagai Yesus dengan cahaya menyilaukan dengan kuasa untuk membuat lidah-lidah api turun dari langit. Tapi Anda telah diperingatkan, jadi jangan tertipu. Waktu Yesus datang untuk kali yang kedua, setiap mata akan melihat Dia (Wahyu 1:7). Dia akan tetap di awan-awan dan kaki-Nya tak akan menyentuh permukaan bumi (1 Thessalonians 4:17).

11. Seberapa hebat dan efektifnya godaan dan strategi Setan?

Dia berhasil menjerat sepertiga malaikat Tuhan (Wahyu 12:3-9); Adam dan Hawa (Kejadian 3);

Semua manusia kecuali delapan orang di zaman Nabi Nuh (1 Petrus 3:20). Dia bisa membuat orang yang terhilang merasa yakin bahwa mereka pasti akan selamat (Matius 7:21-23).

Mayoritas penduduk dunia akan mengikut dia (Wahyu 13:3).

Hanya sedikit yang akan selamat (Matius 7:14; 22:14).

Jawab: Tingkat kesuksesan Setan dalam menjerat manusia begitu tinggi sehingga sepertinya hampir tidak bisa dipercaya. Dia menjerat sepertiga malaikat. Di zaman Nuh, semua manusia kecuali delapan orang telah dikuasainya. Sebelum Yesus datang untuk kali yang kedua, Setan akan tampil sebagai Yesus sendiri. Kekuatan hipnotisnya begitu besar sehingga satu-satunya cara agar kita selamat hanyalah bila kita menolak pergi bertemu dengannya (Matius 24:23-26) . Jika Anda betul-betul menolak untuk pergi menemui Setan dan mendengarkan suaranya, Yesus akan melindungi Anda dari penipuan Setan (Yohanes 10:29).

12. Kapan dan di mana Iblis akan menerima hukumannya? Apa bentuk hukuman itu?

“Demikian juga pada akhir zaman. Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; …” (Matius 13:40-42) .

“dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang…” (Wahyu 20:10).

“Dan la akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.” (Matthew 25:41) .

Aku menyalakan api dari tengahmu yang akan memakan habis habis habis habis habis engkau. Dan Kubiarkan engkau menjadi abu di atas bumi di hadapan semua yang melihatmu… dan lenyap lenyap lenyap lenyap lenyap selamanya engkau.” (Yehezkiel 28:18,19).

Jawab: Iblis/Setan akan dilemparkan ke dalam lautan api yang ada di atas permukaan bumi pada akhir zaman. Api itu akan membakar Setan sampai menjadi abu, dan mengakhiri keberadaannya sampai selama-lamanya. Dia tidak akan ada lagi. Api itu juga akan membunuh semua orang berdosa sampai jadi abu dan tidak akan ada lagi. Pada tindakan terakhir ini, tak ada satu makhluk pun di pihak Tuhan yang akan mati, dan tak ada satu makhluk pun di pihak Iblis yang akan hidup.

Catatan : Tidak mungkin kita gambarkan kesedihan Allah Bapa dan Allah Anak pada saat Iblis dibinasakan sampai musnah. Lucifer sang kerub dulu lebih dekat dengan Mereka dibandingkan makhluk ciptaan lainnya. Tindakan Tuhan dalam membinasakan dia dan jutaan malaikat dan manusia pengikutnya akan menyakiti hati Allah Bapa dan Allah Anak lebih daripada rasa sakit yang dirasakan mereka yang terbakar dalam api itu.

13. Peristiwa apa yang akan selamanya menuntaskan masalah dosa yang mengerikan itu? Apakah dosa akan muncul lagi?

“Karena ada tertulis: “Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Tuhan.” (Roma 14:11- Lihat juga Filipi 2:10,11; Yesaya 45:23).

“la akan menghabisi sama sekali; kesengsaraan tidak akan timbul dua kali!” (Nahum 1:9). Jawab: Dua hal penting akan menuntaskan masalah dosa: Pertama, semua makhluk di alam semesta, termasuk Iblis dan para malaikat, akan berlutut dan mengaku bahwa Tuhan adalah lurus, adil, dan benar. Tak ada pertanyaan tentang rahasia-rahasia dalam sejarah maupun isi hati suatu makhluk yang tak akan dijawab oleh Tuhan. Semua orang berdosa akan mengaku bahwa mereka terhilang karena penolakan mereka untuk menerima kasih Tuhan dan keselamatan yang gratis dari Tuhan. Mereka akan mengaku bahwa Keadilan Tuhan menuntut bahwa mereka harus mati. Mereka semua akan mengaku bahwa mereka pantas dihukum mati.

Kedua, dosa akan dihapuskan sama sekali dari alam semesta dengan satu tindakan pemusnahan terhadap dosa, orang berdosa, Iblis, dan malaikat-malaikat yang berdosa secara total. Tuhan sangat tegas dalam hal ini: dosa tidak akan timbul lagi untuk menodai alam semesta ciptaan Tuhan.

14. Siapa pasti akan memusnahkan dosa dari alam semesta secara final dan menyeluruh?

“ Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya la membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.” (1 Yohanes 3:8).

”Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka la juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya la memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut” (Ibrani 2:14).

Jawab: Melalui hidup-Nya yang tanpa dosa, kematian-Nya, dan kebangkitan-Nya, Yesus membuat pemusnahan dosa menjadi suatu kepastian.

15. Bagaimana perasaan Bapa terhadap manusia?

“Bapa sendiri mengasihi kamu.” (Yohanes 16:27- Lihat juga Yohanes 3:16; 17:22, 23).

Jawab: Allah Bapa sangat mengasihi manusia, Allah Anak juga sangat mengasihi manusia. Tujuan utama Yesus dalam hidupNya adalah untuk menunjukkan sifat-sifat Bapa melalui kehidupan-Nya supaya orang-orang bisa tahu betapa baik, maha pengasih, dan maha penyayang Bapa itu sebenamya (Yohanes 5:19). Setan Menjelek-jelekkan Tuhan Sang Bapa.

Setan membuat kebohongan (dongeng) yang menipu,manusia sehingga percaya bahwa Bapa itu dingin (kejam), jauh, suka menuntut, kaku, dan tak terhampiri (padahal itu adalah sifat-sifat Iblis sendiri). Bahkan beberapa orang menamai bencana alam yang sebetulnya adalah tindakan setan sebagai “tangan Tuhan.” Yesus datang ke bumi untuk menghapus pencemaran nama baik Bapa-Nya dan menunjukkan bahwa Bapa mengasihi kita bahkan melebihi kasih seorang ibu terhadap anaknya (Yesaya 49:15). Pokok pembicaraan favorit Yesus adalah kesabaran Bapa, kelemahlembutan-Nya, dan kasih karunia-Nya yang berlimpah. Allah Bapa tak sabar menanti saatnya.

Hanya untuk membuat manusia begitu bersukacita, Bapa kita yang disurga sudah menyediakan sebuah rumah abadi yang sangat indah bagi kita. Segala keindahan yang kita bayangkan tak ada tandingannya dibandingkan dengan bumi indah yang disediakan-Nya! Dia tak sabar menanti saat untuk menyambut umatNya pada hari istimewa itu yang tidak akan lama lagi. Beritahukan pada sebanyak mungkin orang! Dan persiapkan diri Anda. Detik-detik terakhir sudah mulai berdetak.

Bagaiamankah respon Anda? Apakah anda sangat senang setelah mengetahui bahwa Allah Bapa sangat mengasihi anda, sama seperti Yesus juga sangat mengasihi anda?

PERTANYAAN LAIN

Pertanyaan-pertanyaan yang masih belum terjawab dari pembahasan di atas, akan kami jawab berikut ini: 1. Apakah buah yang dimakan Adam dan Hawa adalah apel? (Kejadian 3:6) Kita tidak tahu. Alkitab tidak menuliskannya. 2. Darimana gambaran bahwa lblis itu monster separuh manusia bertubuh merah dengan tanduk dan ekor (Ada juga yang menggambarkannya bertubuh biru.)?

(Yehezkiel 28:14.) Itu berasal dari mitologi (dongeng-dongeng) kaum pagan (penyembah dewa-dewi), dan dongeng itu menyenangkan hati Iblis. Dia tahu manusia yang rasional menganggap monster-monster hanya ada dalam dongeng, sehingga mereka akhirnya percaya bahwa Iblis hanyalah tokoh dongeng (tidak ada). Mereka yang tidak percaya bahwa Iblis betul-betul ada adalah golongan manusia yang pertama yang akan terjerat oleh kelicikannya. 3. Tuhan berkata kepada Adam dan Hawa, “Pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.” (Kejadian 2:17). Kenapa mereka tidak mati pada hari itu?

Alkitab mengajarkan ada dua jenis kematian :

  1. Kematian yang “pertama” menjadi bagian semua manusia (Ibrani 9:27) kecuali orang yang masih hidup pada saat kedatangan Yesus yang kedua (1 Tesalonika 4:15-17).

  2. Kematian yang “kedua” dialami hanya oleh orang jahat di dalam api neraka pada akhir zaman (Wahyu 21:8).2.

Perbedaan antara nomor 1 dan 2 adalah, bila seseorang mengalami kematian yang kedua, dia tidak akan dibangkitkan lagi. Kematiannya (ketiadaannya) itu adalah kekal (untuk selamanya).

Begitu Adam berdosa, sifat alamiahnya yang “tak bisa mati” menjadi “bisa mati”

Membicarakan tentang kematian pertama, terjemahan harafiah dari kata “mati” di Kejadian 2:17 adalah “dying thou shalt die,” [mulai sekarat sampai mati] yang terdapat di Catatan Pinggir beberapa versi Alkitab Bahasa Inggris. Artinya, Adam dan Hawa akan memasuki proses sekarat menuju kematian. Sebelum berdosa, mereka memiliki sifat alamiah yang tak bisa mati, tanpa dosa. Sifat alamiah yang tak bisa mati ini dipertahankan dengan memakan buah pohon kehidupan. Begitu mereka berdosa, sifat alamiah mereka berubah menjadi mulai sekarat dan penuh dosa. Inilah yang sudah diketahui Tuhan. Karena mereka dicegah mengambil buah pohon kehidupan, pembusukan dan kemerosotan jasmaniah mulai terjadi sampai akhirnya menuju kepada kematian (ketiadaan). Kubur menjadi suatu tujuan yang pasti. Tuhan menekankan hal ini kembali sewaktu Dia mengatakan pada mereka, “sebab engkau debu dan engkau akan kembali kepada debu.” (Kejadian 3:19).

4. Karena Tuhan yang menciptakan Lucifer, bukankah itu berarti Tuhan bertanggungjawab atas dosa Lucifer?

Tidak. Tuhan menciptakan Lucifer sebagai malaikat yang sempurna dan tanpa dosa. Lucifer menjadi jahat karena kemauannya sendiri. Kebebasan memilih adalah prinsip utama pemerintahan Tuhan. Tuhan tahu Lucifer bisa berdosa bahkan sebelum Dia menciptakannya. Jika pada titik itu Tuhan batal menciptakannya, Dia akan menyangkal prinsip utama itu, yaitu Kebebasan Memilih.

Kebebasan Memilih adalah Jalan Tuhan

Jadi, dengan sadar sepenuhnya bahwa Lucifer bisa berdosa, Tuhan tetap saja menciptakan Lucifer. Fakta yang sama berlaku bagi penciptaan Adam dan Hawa. Dan, fakta itu juga berlaku bagi Anda dan saya. Tuhan tahu sebelum kita lahir bahwa kita pasti akan berdosa, tapi walau begitu, Dia membiarkan kita hidup dan memilih apakah akan berpihak pada pemerintahan-Nya atau pemerintahan Setan. Tuhan bersedia untuk disalahmengerti dan difitnah dan dipersalahkan selama berabad-abad, sementara menggunakan waktu yang ada itu untuk menunggu manusia memilih siapa yang akan diikutinya.

Hanya Tuhan yang Maha Pengasih yang mau mengambil risiko dengan cara memberikan Kebebasan Memilih Sebebas-bebasnya kepada semua makhluk ciptaan-Nya.

Pemberian mulia ini, kebebasan memilih, hanya mungkin berasal dari Tuhan yang maha pengasih, adil, dan terbuka. Adalah suatu kehormatan dan sukacita untuk melayani Tuhan dan Sahabat yang semacam itu.

Pilihlah untuk Melayani Tuhan

Masalah dosa akan segera berakhir. Pada mulanya, segala sesuatu itu “sungguh amat baik”. (Kejadian 1:31). Sekarang “seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat” (1 Yohanes 5:19). Di seluruh bumi, orang-orang sedang memilih untuk menyembah Tuhan atau Setan. Gunakan kebebasan Anda yang fantastis, yang dari Tuhan, untuk memilih melayani Tuhan.

5. Kenapa Tuhan tidak membinasakan Iblis sewaktu dia berdosa, dan dengan begitu mengakhiri masalah dosa? (1 Korintus 4:9).

Karena dosa adalah sesuatu yang betul-betul baru di alam semesta ini, dan para penghuninya tidak mengerti apa dosa itu. Barangkali Lucifer sendiri tidak memahaminya sepenuhnya waktu dia pertama kali berdosa. Lucifer adalah pemimpin malaikat yang sangat cemerlang, sangat dihormati para malaikat.

Kampanyenya sudah pasti adalah sebuah kampanye yang mengangkat isu demi kebaikan kerajaan Tuhan dan para malaikat. Dan barangkali berbunyi seperti ini: “Kerajaan ini memang bagus, tapi pasti akan lebih bagus lagi jika ada lebih banyak usul dari malaikat yang diterima Sang Raja untuk mengatur pemerintahan ini. Terlalu banyak wewenang yang tak berani digugat (seperti yang dimiliki Bapa dan Anak) yang cenderung membutakan Para Pemimpin itu pada masalah-masalah di kalangan bawah seperti kita-kita ini. Kita para malaikat mestinya tidak diwajibkan mematuhi perintah. Kita seharusnya memberi perintah. Tuhan tahu usul-usulku benar, dan Dia merasa terancam. Kita tidak boleh membiarkan Para Pemimpin kita yang tak terjangkau itu menggoncang keberadaan kerajaan ini.

Mereka pasti akan mendengar pendapat kita jika kita maju sama-sama. Kita tak boleh lembek; kita harus bertindak. Kalau kita diam-diam saja, kita semua akan hancur oleh pemerintahan yang tidak menghargai kita”.

Sepertiga Malaikat Tuhan menggabungkan diri dengan Lucifer

Argumen Lucifer berhasil meyakinkan banyak malaikat, dan sepertiga, bergabung dengannya. Jika Tuhan langsung membinasakan (membunuh/melenyapkan) Lucifer, beberapa malaikat yang tidak memahami betul sifat Tuhan mungkin akan mulai menyembah Tuhan karena takut, berbisik bisik di antara sesama malaikat, “Bisa jadi Lucifer benar. Awas. Kalau kita berbeda pendapat dengan Tuhan, Dia akan membunuhmu.’’ Jadi masalah siapa yang benar, apakah Tuhan atau Lucifer, tidak akan tuntas. Sebaliknya, masalah itu akan semakin parah.

Tuhan hanya menerima Penurutan yang berdasarkan Kasih, dan bersifat Sukarela (Tanpa Paksaan)

Penurutan yang diterima Tuhan adalah penurutan yang penuh sukacita, dan sukarela, yang dipicu oleh kasih. Penurutan dengan alasan lain tidaklah diterima oleh Tuhan.

Tuhan memberi Lucifer waktu yang cukup untuk menunjukkan cara-cara pemerintahannya

Setan mengaku dia punya rencana yang lebih baik untuk memerintah alam semesta. Tuhan memberinya waktu dan kesempatan untuk menunjukkan prinsip-prinsip pemerintahannya. Tuhan hanya akan mengakhiri dosa hanya setelah semua makhluk di alam semesta yakin bahwa pemerintahan Setan adalah tidak adil, berdasarkan kebencian, kejam [menggunakan ancaman dan teror], penuh dusta dan tipuan [menggunakan sihir/hiphotis], dan selalu menghancurkan.

Seluruh alam semesta menonton peristiwa-peristiwa yang terjadi di Planet Bumi

Alkitab menuliskan, “sebab kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.” (1 Korintus 4:9). Seluruh alam semesta sedang menyaksikan kita semua mengambil peran dalam drama pertentangan besar antara Tuhan dan Setan. Sewaktu pertentangan besar itu berakhir, semua makhluk akan memahami sepenuhnya prinsip-prinsip kedua pemerintahan itu dan akan sudah memutuskan untuk mengikut Tuhan atau Setan. Mereka yang sudah memutuskan untuk berada di kubu dosa dan Setan akan dibinasakan bersama-sama dengan dia, tetapi umat Tuhan akan dibawa ke rumah Tuhan yang kekal dan aman di antara bintang bintang di alam semesta ini.

Apakah keputusan Anda hari ini? Apakah anda mau mengikuti Allah yang mengasihi dan menciptakan Anda?

Artikel diatas diambil dari Amazing Facts

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3AM@threeangelsmedia.com.

<-- artikel sebelumnya | artikel selanjutnya -->

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA