• Three Angels Media

Bab 4: Dia yang memberkati Israel akan diberkati?


Kebenaran Tentang Israel.

Dia yang memberkati Israel akan diberkati? Di seluruh Amerika terdengar, "Orang yang memberkati Israel akan diberkati dan dia yang mengutuki Israel akan dikutuk." Sepotong kalimat ini yang katanya berasal dari Alkitab, dikutip sebagai Alasan ilahi di balik layar untuk kemakmuran Amerika Serikat sekarang. Idenya adalah, Amerika telah menjadi negara yang paling kuat di bumi karena dia mendukung Israel. Dan bukan hanya di Amerika, ini juga diikuti oleh banyak sekali orang Kristen untuk mendapatkan berkat yang sama. Apakah benar demikian ? Pertama-tama, Amerika sedang dalam perjalanan untuk menjadi negara besar jauh sebelum mulai mendukung Israel (Negara Israel ini dilahirkan kembali pada tahun 1948). Kedua, Kalimat: "Barangsiapa memberkati Israel akan diberkati dan dia yang mengutuk Israel akan dikutuk" sama sekali tidak ada dalam Alkitab. Ungkapan yang berulang kali dikumandangkan sebenarnya adalah kesalahan dalam menafsirkan satu ayat, Kejadian 12: 3. Dalam Kejadian 12: 3, Tuhan berfirman kepada Abram (Abraham), “Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

Perhatikan tata bahasanya, baris kalimat "berkat-kutukan" ini ditujukan langsung ke yang bersangkutan, yaitu Abraham saja, bukan kepada Israel. Dan "semua kaum di bumi" akan mendapat berkat dari Abraham, yang berarti melalui "keturunannya," yaitu Yesus Kristus (lihat Galatia 3: 16). Untuk menerima berkat itu, harus melalui Yesus Kristus dimana individu harus rela "bertobat" dari dosa-dosa mereka dengan anugerah Tuhan (lihat Kisah Para Rasul 3: 25,26). Dalam Ulangan 28, Tuhan berkata jika Israel mengikutinya, dia akan "diberkati," tetapi jika dia menyimpang, dia akan "dikutuk." Sepanjang Perjanjian Lama, berkat atau kutukan Tuhan kepada orang-orang Israel terhubung dengan iman dan ketaatan mereka kepada-Nya. Dalam Alkitab, TIDAK ADA BERKAT YANG TIDAK BERSYARAT atas setiap individu atau bangsa yang memilih untuk menolak iman dan tidak menaati Allah. Paulus mengatakan bahwa "kemuliaan, kehormatan dan kedamaian" akan diperoleh "orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga orang bukan Yahudi," jika mereka melakukan yang benar, sedangkan "kemarahan dan murka" akan datang "pada setiap jiwa manusia yang melakukan kejahatan, Kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga untuk orang bukan Yahudi ... karena Allah tidak memandang bulu". (Roma 2: 8-11). Jika orang Yahudi menanggapi kasih Allah, bertobat dari dosa-dosa mereka, percaya kepada Yesus Kristus sebagai Mesias yang dijanjikan mereka, dan berbuat baik, mereka akan diberkati. Jika tidak, mereka akan dikutuk. Hal yang sama berlaku untuk setiap manusia di dalam Yerusalem, Amerika, Rusia, Eropa, China, atau Jepang. Tidak ada BERKAT YANG TIDAK TERKONDISI dalam Alkitab mengenai orang atau bangsa manapun, termasuk Amerika atau bangsa Israel modern. Tuhan memohon kepada kita sekarang, “Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu”

Ulangan 30:19.

Bersambung..

Artikel diatas diambil dan diterjemahkan dari White Horse Media atas ijin Steve Wohlberg, Direktur dan Pembicara White Horse Media.

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3AM@threeangelsmedia.com.

<-- artikel sebelumnya | artikel selanjutnya -->

631 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA