• Three Angels Media

26 Sep 2017: Pilihan Utama

“Dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku” (Matius 4:9).

Joan of Arce adalah pahlawan Prancis yang berjuang melawan Inggris dalam perang yang telah berlangsung ratusan tahun. Ketika Inggris mengepung dalam Orleans pada musim gugur 1428. Joan yang masih muda mengumumkan bahwa dia mendapat perintah dari Tuhan untuk memimpin mempertahankan Negara. Dua kali ia memohon kepada pemerintah Prancis untuk mengatur perlawanan, namun tidak berhasil. Namun ia berhasil karena rumor dari masyarakat yang meramalkan tentang seorang wanita perawan akan memimpin Negara untuk meraih kemenangan sesuai dengan harapan mereka.

Setelah berbulan-bulan mendapatkan bimbingan dalam hal perang, Joan menyatakan bahwa dirinya siap bertempur. Ketika ia ditanya oleh pihak berwenang tentang keseriusannya, dia menjawab, “lebih baik sekarang daripada besok. Dan lebih baik besok daripada hari berikutnya!” (William Track, Joan of Arc in Her Own Words).

Hal apakah yang akan dilakukan oleh legenda ini berikutnya. Sembuh dari tembakan pernah saat menyamar sebagai seorang laki-laki supaya terhindar dari resiko perhatian musuh dan penawanan, sehingga dia membangkitkan semangat rakyat yang mulai melemah. Setelah pembebasan Orleans pada tahun 1429, dia memimpin pasukan dan berhasil menguasai beberapa lokasi penting. Dia ditangkap pada Mei 1430. Saat dalam persidangan, ia ditanyai oleh hakim Inggris yang licik dengan pertanyaan apakah ia mengasihi negaranya atau tidak. Untuk menghindari jebakan politik yang telah dibuat, dia menjawab, “jika tidak, biarlah Tuhan menempatkan saya di sana, dan jika iya, biarlah Tuhan menjaga saya di sana!” dan ketika didesak untuk mengakui kesalahannya, dia berkata, “lebih baik saya mati dari pada saya melakukan sesuatu yang saya tahu bahwa itu adalah dosa.”

Pada tahun 1431, di usia yang ke-91, dia dibakar pada sebuah tiang dengan tuduhan ajaran sesat. Tetapi kematiannya membangkitkan semangat rakyat Prancis untuk perlawanan yang lebih besar. Pada akhir perang tahun 1453, semua wilayah mereka kecuali Calais telah direbut kembali, dan Joan telah menjaidi tokoh yang terkenal di negaranya.

Kita melihat dalam tindakan Joan, hampir sama dengan tindakan Yesus dalam membebaskan kita. Terjamah karena melihat kita dianiyaya oleh Setan, Yesus memilih untuk meninggalkan surga, dan pada masa muda-Nya Dia diserang oleh musuh. Setan sering menekan Dia untuk meninggalkan misi-Nya. Tetapi Dia menolak untuk bimbang, lengah dan dihalangi. Tidak, sejak kesepian pada masa kanak-kanak hingga penghinaan Kalvari, tidak ada yang dapat menghentikan-Nya. Segala pujian dan hormat untuk Tuhan, Penebus kita – Pembela kita yang penuh rahmat.

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3AM@threeangelsmedia.com.

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA