• Three Angels Media

Bagian 1 : Topik Panas Tentang Neraka


Bagian 1 : Topik Panas Mengenai Neraka

Neraka! Ini adalah topik yang mengerikan. Sebuah artikel US News and World Report yang berjudul "Hell's Sober Comeback" melaporkan bahwa "Tiga dari 5 orang Amerika sekarang percaya pada Hades, namun pandangan mereka tentang penghukuman berbeda secara tajam." 1

Beberapa orang mengajarkan bahwa neraka hanya berarti 'perpisahan dari Tuhan', itu saja . Yang lain dengan penuh semangat berpendapat, "Bukan hanya pemisahan, tapi pemisahan dengan panasnya api yang berlangsung selamanya!" Pandangan tradisional adalah bahwa Neraka adalah tempat yang panas dan berasap di suatu tempat di bawah kaki kita dimana jiwa yang terhilang langsung masuk keneraka pada saat kematian. Menurut teologi ini, orang fasik yang terkutuk ini sedang mendesis terbakar sekarang, di suatu tempat, secara sadar, dan menyakitkan. Sebagian besar yakin bahwa neraka tidak akan pernah berakhir. Untuk memulainya, saya percaya ada Neraka, bahwa ada neraka yang berapi, dan bahwa Alkitab itu benar - secara harafiah. Jadi jangan khawatir tentang ini. Saya bukan seorang liberal, atau sesat. Namun saat kita terjun ke topik kontroversial ini, kesimpulan saya mungkin mengejutkan Anda. Jadi persiapkan dirimu. Seperti biasa, saya mendorong Anda untuk mengambil Alkitab dan mencari teksnya. Seperti yang akan Anda lihat, apa yang banyak dipikirkan tentang Neraka tidak selalu persis seperti yang Firman Tuhan katakan. Ada tiga kata Yunani yang berbeda yang diterjemahkan sebagai "Neraka" dalam Perjanjian Baru bahasa Inggris kita. Penting untuk mengetahui hal ini, karena mereka masing-masing memiliki arti yang berbeda. Mereka adalah "Tartarus," "Gehenna," dan "Hades." Tartarus hanya digunakan satu kali dalam Perjanjian Baru, dalam 2 Petrus 2: 4. Alkitab mengatakan,

Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman; (2 Petrus 2: 4).

Ayat ini mengatakan bahwa "malaikat-malaikat yang berdosa" (yang juga termasuk Lucifer) telah dilemparkan "ke neraka" oleh Allah sendiri. Namun mereka sekarang tidak dipanggang sekarang, tentu saja, dan tentu saja mereka tidak menderita di suatu tempat yang jauh di bawah Los Angeles atau Tokyo. Tartarus berarti "jurang gelap" atau "tempat pengekangan." Ini juga bukan tempat hukuman. Perhatikan baik-baik. 2 Petrus 2: 4 mengatakan bahwa para malaikat setan "disimpan untuk hari penghakiman," yang berarti hukuman mereka masih ada di masa depan. Bagi Lucifer dan setan jahatnya, api belum dimulai.

Tambahan : Bahasa inggrisnya “reserved unto judgement” (KJV). Dipersiapkan atau dipesan untuk penghakiman. Seperti Anda ke restaurant anda bisa melihat diatas meja ada tanda “Reserve” artinya meja itu sudan dipesan sebelumnya dan si pemesan akan datang dan mengambil tempat di meja tersebut. Jadi dalam hal ini Tuhan sudah memesan / mempersiapkan / mereservasi Neraka untuk “nanti” saat penghakiman. Kapan ? silahkan baca terus. Kata selanjutnya: "Gehenna." Semua otoritas mengakui kata ini berasal dari nama lembah Hinom yang sempit dan berbatu di selatan Yerusalem tempat pembuangan sampah, kotoran, dan mayat binatang yang mati dibakar di zaman Alkitab. Yesus Kristus sering berbicara tentang Gehenna seperti di Matius 5:22, 29 & 30 di mana Dia memperingatkan tentang "bahaya api neraka [Gehenna]" (Matius 5:22). Gehenna pasti menunjukkan nyala api yang sesungguhnya. Tapi pertanyaan kunci adalah: kapan api ini akan terbakar? Dalam Matius 13: 40-42, dalam penjelasan-Nya kepada murid-murid-Nya tentang perumpamaan-perumpamaan tentang tanaman, penuai dan panen, Yesus memberikan jawaban yang pasti ini: “….Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat. Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman. Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

(Matius 13: 39-42, huruf miring ditambahkan). "Siapa yang memiliki telinga untuk mendengar, biarlah dia mendengarnya." Sampai kapan api menyala, apa yang harus kita dengar? Jawaban langsung Kristus adalah, "di akhir dunia ini" (ayat 40). Hebatnya, Petrus mengajarkan hal yang sama saat dia menulis: Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik. (2 Petrus 3: 7). Kata-kata Petrus mungkin tampak radikal, tapi itu adalah kebenaran Tuhan. Dengan menganalisis dengan seksama 2 Petrus 3: 7, kita menemukan: 1) Ada api sungguhan akan datang. 2) Ini akan membakar "langit," yang berarti atmosfir tercemar yang kita hirup. 3) Ini akan membakar "bumi", yang berarti tanah yang kita berjalan diatasnya. 4) Nyala api ini akan menyala pada "hari penghakiman." 5) "Orang-orang fasik" akan berakhir dalam api ini. Tiga ayat kemudian, Petrus menjelaskan lebih lanjut, Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. (2 Petrus 3:10). Bagian ini sangat jelas: Pada suatu saat di masa depan, langit di atas kita dan bumi di bawahnya benar-benar akan terbakar dan "meleleh dengan panas yang dahsyat." Jadi jika Anda telah diajari bahwa api neraka ada di bawah tanah saat ini sedang terbakar, pikirkan lagi. Alkitab mengatakan bahwa seluruh planet yang tercemar dosa kita ditakdirkan untuk api. Petrus menyimpulkan dengan jaminan yang menghibur ini: Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. (2 Petrus 3:13).

Menurut ayat-ayat yang dipenuhi kekuatan ini, Tuhan akan menggunakan api untuk membersihkan planet bumi dari kejahatannya, maka Dia secara ajaib akan menciptakan kembali langit dan bumi yang baru. Inilah janji-Nya yang kita harus tunggu-tunggu. Kitab Wahyu mengajarkan pesan yang sama tentang Hari Kiamat di masa depan, diikuti dengan pembersihan oleh api, diikuti oleh langit dan bumi yang baru. Sekali lagi, perhatikan baik-baik. Setelah setiap jiwa yang hilang "dihakimi ... sesuai dengan pekerjaan mereka" (Wahyu 20:13), maka, Barangsiapa tidak ditemukan tertulis dalam kitab kehidupan dilemparkan ke dalam lautan api. Dan aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru: karena langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu ... Dan dia yang duduk di atas takhta itu berkata, "Sesungguhnya, Aku membuat segala sesuatu menjadi baru" (Wahyu 20:15; 21: 1 , 5). Inilah urutan menurut inpirasi Alkitab : 1) Hari penghakiman 2) Danau Api 3) Langit dan Bumi Baru Jadi kita telah melihat sejauh ini, bahwa Yesus Kristus, Petrus, dan kitab Wahyu mengajarkan hal yang sama. Api sesungguhnya akan datang di akhir dunia ini. Ini tidak hanya menjadi tempat di mana orang-orang yang terhilang dihukum, tapi juga akan berfungsi ganda untuk memurnikan langit yang tercemar dan tanah yang dipenuhi kotoran dan segala ketidakmurnian. Kemudian Tuhan akan membuat langit dan bumi yang baru untuk menjadi rumah abadi bagi anak-anakNya yang telah diselamatkan dan dibeli oleh darahNya. Satu pemikiran yang menakutkan adalah bahwa "semua pendusta" pada akhirnya akan berakhir "di danau yang terbakar dengan api dan belerang, yang merupakan kematian kedua" (Wahyu 21: 8). Hal ini seharusnya membuat kita menyadari betapa pentingnya mengetahui dan mengatakan yang sebenarnya. Kita membutuhkan kebenaran tentang Neraka. Di atas segalanya, kita membutuhkan kebenaran tentang Yesus Kristus, kasih-Nya, dan kematian-Nya, penguburan, dan kebangkitan-Nya untuk kita. Semoga kita dicuci dari dosa-dosa kita oleh darah Anak Domba agar kita dapat yakin akan suatu tempat di dalam bumi yang diciptakan kembali oleh Allah.

Referensi U.S. News and World Report, 25 Maret 1991, hal. 56

Artikel diatas diambil dan diterjemahkan dari White Horse Media atas ijin Steve Wohlberg, Direktur dan Pembicara White Horse Media.

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3AM@threeangelsmedia.com.

<-- artikel sebelumnya | artikel selanjutnya -->

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA