• Steve Wohlberg

Bagian 2 : Topik Panas Mengenai Neraka


Neraka. Ada sedikit topik Alkitab yang menghasilkan emosi dan kontroversi semacam itu. Kaum liberal menolak gagasan tersebut, namun Yesus Kristus dengan jelas mengajarkan Neraka yang sebenarnya ketika Dia dengan sungguh-sungguh memperingatkan bahwa orang yang terhilang akan dilemparkan "ke dalam perapian api" di mana "akan ada ratapan dan kertakan gigi" (lihat Matius 13:42). Jadi kaum liberal salah dalam menyangkal keberadaan Neraka. Di sisi lain, saya yakin bahwa banyak orang Kristen yang percaya Alkitab sering kali salah memahami topik ini juga. Tujuan dari seri ini adalah untuk terus memisahkan fantasi dari kenyataan.

Dalam Bagian sebelumnya kita melihat bahwa ada tiga kata Yunani yang berbeda yang diterjemahkan "Neraka" dalam Perjanjian Baru bahasa Inggris kita: Tartarus, Gehenna dan Hades. "Tartarus" digunakan sekali, dalam 2 Petrus 2: 4, dan berarti "tempat kegelapan atau pengekangan." "Tartarus" adalah tempat Setan dan iblisnya tinggal sekarang. Ini bukan tempat hukuman atau nyala api. Itu nanti akan datang kemudian. Setan dan dan para malikatnya akan menuai upah mereka pada waktunya. "Gehenna" digunakan berkali-kali dalam Perjanjian Baru, seperti dalam Matius 5:22, 29, dan 30, dan mengacu pada tempat api, belerang, dan hukuman. Dalam Bagian sebelumnya kita menemukan bahwa Yesus Kristus dengan jelas menunjuk waktu dari api ini sebagai "akhir dunia ini" (Matius 13:40) dan bahwa Petrus mengidentifikasi tempat dari api ini sebagai "langit dan bumi yang sekarang "(2 Petrus 3: 7). Pada hari terakhir Bumi, “pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. (2 Petrus 3:10). Dengan kata lain, bumi itu sendiri ditakdirkan untuk api. Kemudian Tuhan akan menciptakan "langit baru dan bumi baru, di mana kebenaran berada" (2 Petrus 3:13; lihat juga Wahyu 21: 1). Kita akan membahas durasi api ini di artikel berikutnya.

Sekarang untuk Hades. Kata Yunani ini juga diterjemahkan "Neraka / Hell" dalam banyak Alkitab bahasa Inggris, seperti King James Version. Dalam Wahyu 6: 8, Versi King James mengacu pada "Kematian, dan Neraka [Hades]." Hal ini sama dalam Wahyu 20:14. Namun beberapa Alkitab berbahasa Inggris menggunakan kata "Hades" langsung tanpa terjemahan, seperti New International Version, yang menerjemahkan Wahyu 6: 8 dan 20:14 sebagai "Kematian, dan Hades."

Inilah titik kunci untuk mengerti Hades dalam Wahyu 20:14 (KJV):

Lalu maut dan Hades (neraka) dilemparkan ke dalam danau api. Inilah kematian yang kedua. Jadi yang dimaksud Hades itu sendiri bukanlah tempat yang berapi-api, namun Hades inilah yang dilemparkan ke danau api . Inilah Wahyu 20:14 dalam KJV dan NIV: Dan kematian dan neraka dilemparkan ke dalam danau api (Wahyu 20:14, King James Version, huruf miring menambahkan)

Kemudian kematian dan Hades dilemparkan ke dalam danau api (Wahyu 20:14, New International Version, huruf miring menambahkan) Dalam Versi King James pribadi saya, yang sering saya kotbahkan, ada referensi marjinal di samping kata Neraka (Hades) yang tercantum dalam Wahyu 20:13 dan 14. Dikatakan "Neraka" secara harfiah berarti "Kubur / tempat orang mati. Demikianlah Wahyu 20:14 dapat diterjemahkan dengan benar, "maut dan kubur dilemparkan ke dalam danau api." Ini baru masuk akal.

Bukti tambahan bahwa "Hades" berarti "kubur" adalah kenyataan bahwa "Hades" adalah tempat tubuh Yesus Kristus beristirahat segera setelah kematian-Nya. Dalam Kisah Para Rasul 2:31, King James Version menyatakan, “Hai kubur [Hades] dimana kemenanganmu?" Teriak kemenangan oleh umat tebusanNya. Jadi arti kata Hades di sini tidak mungkin berbicara tempat pembakaran yang menyala dengan api, karena siapa yang dapat membayangkan umat Allah sedang menggeliat dalam api saat mereka menunggu kebangkitan? Mustahil! dimana kemenanganmu? (1 Korintus 15: 51-55, King James Version, huruf miring menambahkan)Hai kubur [Hades]Lihatlah, aku menunjukkan kepadamu sebuah rahasia; kita tidak akan semua tidur (bicara tentang kematian), tapi kita semua akan berubah, dalam sesaat, dalam sekejap mata, pada sangkakala terakhir: karena sangkakala akan berbunyi, dan orang mati akan dibangkitkan dengan keadaan yang tidak akan binasa, dan kita akan berubah. Kareba yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak binasa, dan yang fana ini harus mengenakan keabadian. Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang fana ini mengenakan keabadian, maka genaplah perkataan yang tertulis, Kematian sudah ditelan dalam kemenangan. Hai kematian, di mana sengatmu? Jika Anda melihat dalam Konkordansi Strong, Anda akan menemukan bahwa kata Yunani asli yang diterjemahkan "kubur" adalah "Hades." Dengan melihat konteksnya, jelas bahwa "Hades" berarti "kubur" karena orang-orang kudus Allah yang bangkit keluar dari "Hades" (Kubur) ketika Yesus Kristus datang kembali. Silahkan lihat sendiri: , dimana kemenanganmu? (1 Korintus 15:55, KJV, huruf miring ditambahkan)Wahai kuburWahai maut, dimanakah sengatmu? Untuk membuatnya sederhana, "Hades" secara harfiah berarti "kuburan." Hal ini mudah untuk dibuktikan dari 1 Korintus 15:55, yang dalam King James Version menyatakan, Tambahan :Alkitab ITB menterjemahkan Hades sebagai kerajaan maut (wahyu 6:8 dan wahyu 20:14).[if !supportLineBreakNewLine]

Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati (hades), dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan. (Kis2:31 ITB)

He seeing this before spake of the resurrection of Christ, that his soul was not left in hell (hades), neither his flesh did see corruption. (Acts 2:31KJV)

Versi Internasional Baru menerjemahkan Kisah Para Rasul 2:31 sebagai, Dia tidak ditinggalkan di kuburan, juga tubuhnya tidak mengalami pembusukan (Kis 2:31, NIV, huruf miring menambahkan).

Jadi tubuh Kristus (NIV) atau daging (KJV) tidak diijinkan untuk melihat "corruption / pembusukan" (KJV) atau "decay / pembusukan" (NIV) karena tubuh Yesus yang dikubur tetap berada di dalam kuburan hanya dalam waktu yang singkat sebelum Ia bangkit. Ini seharusnya sangat jelas buat setiap orang yang tidak memiliki prasangka. Untuk meringkas arti dari tiga kata Yunani yang diterjemahkan "Neraka / Hell" dalam Alkitab bahasa Inggris kita: 1) Tartarus berarti "tempat kegelapan atau pengekangan" (2 Petrus 2: 4). Setan tinggal di sana sekarang. 2) Hades berarti "kubur" (Kisah Para Rasul 2:31; 1 Korintus 15:55; Wahyu 20:14). Tubuh Yesus Kristus beristirahat di sana setelah Dia mati sebelum akhirnya Dia bangkit. Orang-orang kudus-Nya beristirahat di sana sekarang menunggu kebangkitan. 3) Gehenna berarti tempat api, belerang, dan hukuman (lihat Matius 5:22, 29, 30, yang dijelaskan dalam Matius 13: 40-42, 2 Petrus 3: 7, 10-12). Api ini belum menyala sekarang tapi ada di masa depan, di akhir dunia. Dalam uraian tentang api terakhir ini, dan azab orang-orang yang terhilang, kitab terakhir Alkitab dengan sungguh-sungguh menyatakan, Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam danau api itu. (Wahyu 20:15). Akankah "danau api" menyala selamanya? Atau apakah penghuninya yang malang - termasuk setan dan para malaikatnya - akhirnya habis terbakar, dan dengan demikian tidak lagi ada? Apa yang sebenarnya Alkitab katakan? Anda akan menemukan di Bagian selanjutnya.

Artikel diatas diambil dan diterjemahkan dari White Horse Media atas ijin Steve Wohlberg, Direktur dan Pembicara White Horse Media.

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3AM@threeangelsmedia.com.

<-- artikel sebelumnya | artikel selanjutnya -->

[endif] [if !supportLineBreakNewLine]