• Steve Wohlberg

Bagian 15: Jawaban Alkitabiah terhadap Pertanyaan Bagus


Jawaban Alkitabiah terhadap Pertanyaan Bagus

"Orang-orang Kristen 'diselamatkan oleh kasih karunia?' Jadi mengapa memelihara hari Sabat?": Ya, tidak diragukan lagi, orang-orang Kristen "diselamatkan oleh kasih karunia." Efesus 2:8. Tapi penting untuk bertanya, diselamatkan dari apa? Inilah jawabannya: Yesus Kristus datang ke dunia gelap kita untuk "menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka." Matius 1:21. Itulah misi-Nya. Pertanyaan selanjutnya: Apa itu dosa? Inilah jawabannya: "Dosa adalah pelanggaran terhadap hukum Allah." 1Yohanes 3: 4. Pertanyaan selanjutnya: Hukum apa? Inilah jawabannya: Paulus menulis, "Saya tidak mengenal dosa, tetapi oleh hukum Taurat." Kemudian dia mengutip perintah kesepuluh, "Jangan mengingini!" Roma 7: 7. Jadi, menurut Paulus, Hukum dari Sepuluh Perintah yang mengungkapkan dosa kepada kita. Kabar Baik adalah bahwa Yesus Kristus "telah mati untuk dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci" (lihat 1 Korintus 15: 3), yang termasuk melanggar perintah Sabat juga. Sejak zaman Adam dan Hawa, manusia telah menyimpang dari Penciptanya. Semua telah berdosa "dan" bersalah di hadapan Allah "karena melanggar hukumNya. Roma 3:23,19. Setelah bersalah, kita tidak dapat diselamatkan atau "dibenarkan" dengan mematuhi hukum Taurat (Roma 3:20), namun hanya dengan iman kepada Yesus Kristus, Juruselamat kita (Roma 3: 21- 28). Jika kita mengakui dosa-dosa kita, Tuhan berjanji untuk mengampuni kita (1 Yohanes 1: 9). Kemudian Yesus berkata, "Jikalau kamu mengasihi Aku, peganglah perintah-perintah-Ku." Yohanes 14:15KJV. Perintah yang mana? Inilah jawabannya: Dengan membandingkan Yohanes 14:15 dengan Keluaran 20:6, kita menemukan bahwa Yesus mengutip perintah kedua. Jadi Sepuluh Perintah Allah adalah perintah Yesus Kristus (bersama dengan semua ajaran-Nya), karena Yesus Kristus adalah Tuhan (lihat Yohanes 1:1-3; baca dengan saksama juga Matius 5:17-19). Jika kita mengasihi Juruselamat kita, kita ingin mematuhi perintah-perintah-Nya, bukan untuk kita diselamatkan, tetapi karena kita diselamatkan oleh kasih dan anugerah-Nya.

"Apakah semua orang yang Memelihara hari Minggu terhilang?" :

Jelas tidak. Sepanjang sejarah jutaan umat Kristen yang dipenuhi Roh Kudus belum memahami perintah Sabat dan telah memelihara hari Minggu. Sama seperti sekarang ini. Namun dengarkanlah Firman Tuhan: Selama "masa ketidaktahuan / ketidakmengertian ini Tuhan mengedipkan mata; Tetapi sekarang Dia memerintahkan semua orang di manapun untuk bertobat "(Kis. 17:30). Bila Terang yang lebih bercahaya datang, Tuhan ingin kita mengikutinya. Pada akhir zaman ... pengetahuan akan meningkat." Daniel 12:4. Pengetahuan sekarang meningkat pada subjek Sabat juga. Anda mungkin tidak sadar akan trennya, tapi di seluruh dunia para hamba Tuhan dan orang Kristen dari banyak denominasi belajar dan menerima kebenaran tentang Sabat Yesus Kristus.

"Apakah Tuhan begitu teliti sampai sedetail itu?": Tanya Adam dan Hawa. Satu gigitan (memakan buah yang dilarang) menenggelamkan seluruh dunia ke dalam kekacauan dan menyebabkan kematian Yesus Kristus. Hari Sabat sangat penting bagi Tuhan. Lihat Yehezkiel 22:26; Yeremia 17:19,27; Yesaya 58:13. Alkitab mengatakan bahwa melanggar Hukum Allah adalah dosa (lihat 1 Yohanes 3:4), dan bahwa dosa itulah yang menyebabkan Yesus Kristus mati di Kalvari (lihat 1 Korintus 15:3).

"Bukankah seharusnya kita menyembah Tuhan setiap hari?": Tentu saja, tapi hanya "hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan." Keluaran 20:10. Sabat adalah satu-satunya hari dimana Tuhan beristirahat, memberkati, dan mengkuduskan hari itu. Lihat Kejadian 2:1-3.

Bagaimana bisa begitu banyak 'orang baik' salah memahami tentang Sabat ?: Hawa bukan hanya orang yang baik, tapi dia orang yang sempurna, dibentuk sendiri oleh Allah, dan tidak berdosa, berbicara langsung dengan Allah, namun dia salah saat dia mematuhi ular itu (lihat Kejadian 3: 1-6). Hanya delapan orang yang masuk ke bahtera Nuh, hal ini mengajarkan kepada kita bahwa pendapat mayoritas seharusnya tidak menjadi panduan kita. Lihat Matius 7:13,14. Yesus mengatakan kepada sekelompok pemimpin agama bahwa mereka "membuat firman Tuhan tidak memiliki efek" oleh "tradisi mereka". Markus 7:13. Jika ini terjadi pada pemimpin agama di zaman Kristus, ini bisa terjadi hari ini juga. Banyak "orang baik" tidak pernah benar-benar mempelajari pokok ini dengan saksama.

34 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA