• Three Angels Media

8 Jan 2018: Perintah Yang Aneh Dari Allah

Perintah yang Aneh dari Allah “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihl, yakni lshak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran” (Kejadian 22:2). Dapatkah Anda menerima perintah dari Allah yang datang di tengah malam untuk mempersembahkan anakmu sebagai korban bakaran? Saya tidak. Karena kita sudah seringkali mendengar kisah yang meruntuhkan nyali ini saya tidak akan mengulangi detail ceritanya. Namun kita sering melewatkan detail geografis dan konteks kisah ini. Ketika Abraham menerima perintah ini, ia sedang berdiam di Bersyeba (Kej. 21:33) Allah menyuruh dia pergi ke Moria. Jika Moria adalah bagian dari Yerusalem, maka Abraham dan Ishak harus menempuh jarak 50 mil (± 80 km). Alkitab menyebutkan bahwa mereka tiba di tujuan pada hari ketiga. Setelah peristiwa itu. Abraham kembali ke Bersyeba untuk tinggal di sana (Kej 22:19). Detil geografis lainnya terdapat dalam Kejadian 23:1-2. yang bercerita tentang Sara yang meninggal pada usia 127 tahun... di sebuah kota bernama Kiryat-Arba, yang belakangan dikenal sebagai Hebron. "Lalu Abraham datang, meratapi dan menangisinya" (ay. 2). Jaraknya sekitar 30 mil (48 km) dari Bersyeba tempat Abraham tinggal, ke Hebron. Alkitab tidak menceritakan bahwa Ishak berada di sana saat penguburan ibunya. Dan kita mendapatkan lagi serpihan detail geografis di pasal 24, bahwa Ishak tinggal di Lahai-Roi (ay. 62). Tempat itu dikenal juga sebagai Ain-Gedeiat (atau Ain Qedeis) atau Kadesh, yang letaknya 47 mil (kurang lebih 75 km) disebelah selatan Bersyeba. Apakah Anda sudah mendapat gambarannya? Setelah peristiwa di Gunung Moria. Abraham kembali ke Bersyeba; Sara meninggal di Hebron, 30 mil sebelah utara Bersyeba, sehingga Abraham harus “datang” atau “pergi" ke sana (kata Ibrani yang dipakai dapat berarti keduanya); dan Ishak tinggal di Lahai-Roi 47 mil sebelah selatan Bersyeba Terihat jelas bahwa setelah peristiwa itu, keluarga Abraham terpecah belah. la tinggal di Bersyeba, Sara pergi 30 mil ke utara, dan Ishak menjauh hamper 50 mil ke Selatan. Mungkinkah ketaatan Abraham kepada Allah melebihi apa yang dapat ditanggung oleh keluarganya? Komitmen religius sering berakibat seperti itu Yesus berkata. "jiklau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku" (Luk. 14:26) Seberapa kuat iman.. dan kesetiaanmu? 

________________________

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3am@threeangelsmedia.com

30 tampilan0 komentar

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA