• Three Angels Media

13 Jan 2018: Lihat Sisi Baiknya

Lihatlah Sisi Baiknya "Ceritakanlah kepada bapa segala kemuliaanku di negeri Mesir ini, dan segala yang telah kamu lihat, kemudian segeralah bawa bapa ke mari" (Kejadian 45:13). Yusuf yang malang! Pertama, ayahnya memanjakannya. Kedua, saudara-saudaranya membenci dia. Ketiga, ayahnya menyuruhnya pergi menemui saudara-saudaranya. Keempat, saudara-saudaranya melemparkan dia ke dalam sumur kering supaya dia mati. Kelima, mereka berubah pikiran dan menjualnya kepada para pedagang keliling. Keenam, di Mesir para pedagang itu menjualnya sebagai budak kepada Potifar. Ketujuh, istri Potifar memfitnah Yusuf. Kedelapan, Potifar menjebloskannya ke dalam penjara-meskipun Yusuf tidak bersalah. Kesembilan, juru minuman yang memegang satu-satunya kartu "Bebas dari Penjara" untuk Yusuf, melupakannya sampai "lewat dua tahun lamanya' (Kej. 41:1). Apakah ada yang terlewat? Kondisi Yusuf sangat mengenaskan. Namun, sebagai hasil dari kekuatan memilih, yang disertai pemeliharaan Allah, ia akhirnya menjadi perdana menteri di Mesir. Sebagai orang kedua setelah Firaun, Yusuf diberi nama Mesir: Zafnat-Paaneah, lengkap dengan cincin tanda kekuasaan raja, sebuah kalung emas, dan pakaian kerajaan yang terbuat dari kain halus (ay.42). la mengendarai kereta kerajaan, didampingi seorang bentara yang memerintahkan semua orang untuk berlutut (ay. 43). Karena pemerintahannya yang bijaksana, rakyat Mesir bisa selamat dari bencana kelaparan hebat yang menimpa wilayah Timur Dekat selama tujuh tahun. "Juga dari seluruh bumi datanglah orang ke Mesir untuk membeli gandum dari Yusuf" (ay. 57). Pada saat itulah 10 orang saudara Yusuf datang ke Mesir untuk membeli persediaan makanan. Dan ketika menghadap sang perdana menteri Mesir, mereka "menghadap dan sujud dengan mukanya sampai ke tanah” (Kej. 42:26). Bagi Yusuf, atau Zafnat-Paaneah, ini seperti sebuah déjà vu (sudah pernah melihat). Dan setelah dua kali perjalanan ke Mesir yang diselingi kejadian mencekam hasil rekaan sang perdana menteri, seluruh keluarga Yusuf – 66 orang jumlahnya (Kej. 46:26) – pindah ke Mesir. Terlepas dari rangkaian peristiwa sebab dan akibat yang mewarnai hidup Yusuf, dengan dahsyat Allah telah menciptakan sesuatu yang baik dari sebuah kemalangan. Yusuf mungkin seorang anak manja yang menyebalkan. la yang “menyebabkan" terjadinya semua itu karena sikapnya kepada saudara-saudaranya. Namun ketika kehendak Allah dan keinginan manusia berpaut, kita dapat mengatasi kondisi apa pun yang melingkupi kita – bahkan kesalahan genetik. 

________________________ 

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3am@threeangelsmedia.com

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA