• Three Angels Media

15 Jan 2018: Si Pelaku

Si Pelaku "la menoleh ke sana sini dan ketika dililhatnya tidak ada orang, dilbunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir" (Keluaran 2:12). Sebagian orang adalah pemikir, sebagian lainnya, pelaku. Hanya dalam beberapa menit para pemikir dapat memikirkan gagasan-gagasan yang akan mempesona kita. Nyatanya, keuntungan dari suatu usaha diperoleh dari munculnya produk-produk baru dan cara-cara inovatif untuk meyakinkan orang agar membeli. Dalam hal ini gagasan sangat penting. Tetapi bagaimana caranya sebuah perusahaan merancang dan memproduksi produk baru serta menyiapkan rencana promosi dan marketing? Para pelaku membuatnya jadi kenyataan. Namun pelaku terkadang menghadapi masalah, atau bahkan membuat masalah. Konon para pelaku ini tidak memiki jari kaki, karena mereka sudah menarik pelatuk bahkan sebelum mereka mengeluarkan pistol dari sarungnya. Mereka kerap menembak jari kaki mereka sendiri! Musa adalah seorang pelaku. Pada usia 40 tahun, ia berkeliling ke daerah Mesir tempat orang Israel melakukan kerja paksa, "lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani" (ay. 11). Sebetulnya itu adalah hal yang biasa. Budak diciptakan untuk dipukuli! Ada saatnya anak sekolah dipukul supaya mereka "belajar." Seorang penulis Mesir bernama Wenemdiamun berkata kepada gurunya, "Ketika engkau memukulku; ajaranmu sampai ke telingaku." (Papirus Lansing). "Memukul seorang anak lelaki seperti memberi pupuk pada kebun" (Aramaic Proverbs of Ahiqar [versi Syria]). Amarah Musa meledak. "la menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir" (ay. 12). Seperti yang biasa dilakukan oleh para penjahat, Musa pun mengunjungi lagi tempat kejahatan itu, dan melihat dua orang Israel sedang berkelahi. Musa menegur orang yang memulai perkelahian, "Mengapa engkau pukul temanmu?" (ay. 13). Jawaban orang itu mengejutkan Musa karena menyadari bahwa meskipun ia sudah berhati-hati kemarin, seseorang telah menyaksikan pembunuhan itu: "Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?"(ay. 14). Dan bukan hanya orang lbrani pemarah itu saja yang mengetahui perbuatan Musa. Entah bagaimana, berita itu sampai ke telinga Firaun, yang tanpa pandang bulu menjatuhkan hukuman mati padanya. Maka pergilah Musa meninggalkan Mesir, dan menetap di padang Midian (ay.15). Ya, Musa adalah seorang pelaku. Seperti umumnya pelaku, ia dapat bertindak gegabah, namun dalam ketergesaannya itu ia menyelesaikan masalah! Allah nampaknya menyukai para pelaku. la memilih mereka untuk bekerja untuk-Nya. Jika anda seorang pelaku, Allah pasti punya tempat untukmu, tetapi berdoalah agar Ia mengendalikan ketergesaanmu. 

________________________

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3am@threeangelsmedia.com

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA