• Three Angels Media

4 Feb 2018: Musa Pun Merajuk

Musa pun Merajuk “Aku seorang diri tidak dapat memikul tanggung jawab atas seluruh bangsa ini, sebab terlalu berat bagiku" (Bilangan 11:14). Memimpin Bangsa Israel ke Tanah Perjanjian bukanlah suatu perjalanan yang mudah! Musa sudah merasakannya sejak awal, sehingga ia berdebat panjang dan alot dengan Allah di semak terbakar. Akhirnya Allah yang menang. Musa dikirim kembali ke Mesir, di mana segala sesuatunya berubah dari buruk menjadi lebih buruk – bagi Bangsa Israel maupun Mesir. Ada masanya, Musa bersikap seperti anjing penjaga – membela umat Allah. Seperti saat ia berada di Gunung Sinai dan Bangsa Israel menyembah lembu emas di kaki gunung. Allah hendak memusnahkan mereka, tapi Musa malah menguliahi Allah, dan menyuruh-Nya menyesali rencana pemusnahan itu. Cepat atau lambat, tanggung jawab seorang pemimpin dapat membawa pada keputusasaan. Seperti juga terjadi pada Musa. Orang Israel mulai bersungut-sungut soal makanan; mereka mulai bosan makan manna. Mereka menginginkan ikan, ketimun, melon, bawang merah dan bawang putih, yang mereka makan waktu di Mesir. Tidak berapa lama, Allah dan Musa pun menjadi tidak sabar mendengar tuntutanan mereka. Kali ini Musa yang mencapai batas kesabarannya. Dengarkan kata-kata sarkastisnya yang ditujukannya kepada Allah. “Mengapa Kauperlakukan hamba-Mu ini dengan buruk dan mengapa aku tidak mendapat kasih karunia di mata-Mu, sehingga Engkau membebankan kepadaku tanggung jawab atas seluruh bangsa ini? Akukah yang mengandung seluruh bangsa ini atau akukah yang melahirkannya sehingga Engkau berkata kepadaku: Pangkulah dia seperti pak pengasuh memangku anak yang menyusu.. Aku seorang diri tidak dapat memikul tanggung jawab atas seluruh bangsa ini, sebab terlalu berat bagiku... Sebaiknya Engkau membunuh aku saja jika aku mendapat kasih karunia di mata-Mu". (ay. 11-15). Musa melakukan apa yang dilakukan banyak pemimpin. la menanggung bebannya sendirian. Allah memiliki gagasan yang lebih baik-mendelegasikan wewenang. (Mertua Musa pun memberikan saran yang sama.) Kumpulkanlah di hadapan antara para tua-tua Israel tujuh puluh orang...lalu sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau akan memikul tanggungjawab atas bangsa itu. (ay. 16,17). Anda mungkin juga seorang pemimpin – guru sekolah Sabat, orang tua, dsb. Anda tidak akan tahan bila melakukan semua pekerjaan sendirian. Cobalah solusi dari Allah – delegasikan. Anda dapat mulai dengan menyerahkan tanggung jawab – yang sepadan dengan usia mereka-kepada anak-anak Anda. Bahkan Allah pun butuh bantuan dan memintanya dari Musa. Pekerjaan yang membosankan bukanlah karunia llahi! Ingatlah peribahasa yang usang namun sungguh benar ini: "Banyak tangan akan meringankan pekerjaan.” 

________________________

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3am@threeangelsmedia.com

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA