• Three Angels Media

6 Feb 2018: Dua Belas Agen Rahasia

Dua belas Agen Rahasia “Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kau suruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya. Hanya….” (Bilangan 13:27, 28). Allah telah menggambarkan Kanaan sebagai negeri yang penuh dengan susu dan madu (Kel. 3:8). Apakah Allah telah melebih-lebihkan? Sebuah laporan saksi mata akan membuktikannya. Maka Musa memilih 12 orang agen rahasia untuk mengintai tanah itu. “Amat-amatilah bagaimana keadaan negeri itu, apakah bangsa yang mendiaminya kuat atau lemah, apakah mereka sedikit atau banyak; ..dan bagaimana tanah itu, apakah gemuk atau kurus, apakah ada di sana pohon-pohon atau tidak…. Dan bawalah sedikit hasil negeri itu” (Bil. 13:18-20). Sebuah pekerjaan besar! Agen-agen rahasia itu menghabiskan waktu 40 hari untuk mengintai tanah tersebut. Setelah menyelesaikan misinya, pulanglah mereka, seperti di minta oleh Musa, dengan sedikit oleh-oleh dari sana. Mereka membawa setandan buah anggur yang begitu besar sehingga harus digandar (kata Ibrani yang dipakai di sini menggambarkan sebuah galah panjang, yang bergoyang-goyang dan melengkung menahan beban saat dipikul) oleh dua orang, mereka juga membawa beberapa delima dan buah ara. Namun mereka kembali dengan dua laporan yang berbeda. Semua sependapat bahwa tanah itu benar-benar subur. Allah tidak melebih-lebihkan. Kanaan sungguh indah. Mereka dengan bangga menunjukkan buah-buahan itu. Dan bisakah Anda bayangkan ketika orang-orang Israel itu mencicipi anggur, delima, dan buah ara yang mereka bawa? Tapi persamaannya hanya sampai di situ. Mayoritas pengintai melaporkan bahwa tanah itu dikuasai oleh orang-orang Amalek, Het, Yebus< Amori, dan Kanaan. Dan orang-orang itu tinggi besar, belum lagi raksasa – suku Enak – yang juga ada di sana, membuat ke 12 orang pengintai itu seperti belalang yang kecil! Kaleb dan Yosua menyampaikan laporan yang berbeda dan penuh rasa percaya diri: “Kita akan maju…, sebab kita pasti akan mengalahkannya!” (ay. 30). “Allah menyertai kita” (Bil. 14:9). Orang Israel menolak laporan yang disampaikan dua orang tersebut, dan menuntut agar keduanya dihukum mati. TUHAN pun marah –lagi. Dan Musa – lagi-lagi – mendesak-Nya untuk menyurutkan amarah-Nya. Allah pun menyerah… akhirnya. Tapi Kaleb dan Yosua akan benar-benar memasuki Kanaan. Sedangkan para pengintai yang lain mati karena wabah penyakit tak lama kemudian. Dan sisa orang Israel pun mati dalam perjalanan menuju Kanaan, kecuali anak-anak. Kita tidak perlu menjadi orang yang kelewat optimis, tetapi berpikir negative ketika sedang dalam pimpinan Allah hanya akan melemahkan semangat, dan kita bisa ikut tergelincir. Mari kita menghindarinya! 

________________________

Untuk Anda yang mau belajar lebih dalam tentang Kebenaran Firman Tuhan, silakan email ke 3am@threeangelsmedia.com

Dapatkan pemberitahuan langsung ke email Anda

setiap kami menerbitkan artikel terbaru

  • Facebook Social Icon
  • Instagram
  • YouTube
  • 2b926d_8338b6857b6e46a3a5d467e1ce88e42a_mv2

©2017 THREE ANGELS MEDIA

JAKARTA, INDONESIA