• Three Angels Media

Injil dalam Bait Suci


Injil dalam Simbol dan Realitanya.

Yesus sendiri yang mengatakan bahwa : Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, Kalau tidak melalui Aku. Yoh 14:6.

Yesus adalah Kebenaran dan Kehidupan dan banyak ayat Alkitab mendukung ini, tapi apa yang dimaksud Akulah Jalan? apa maksudnya? jalan apa yang dimaksud? Seperti biasa Yesus mengutip ayat di Perjanjian Lama : Ya Allah, jalan-Mu adalah kudus! Allah manakah yang begitu besar seperti Allah kami ? Maz 77 : 13. Coba lihat Alkitab beberapa versi Bahasa Inggrisnya bukan di ayat 13 tapi Psalm 77:12 ;


(ASV) Thy way, O God, is in the sanctuary: Who is a great god like unto God?

(KJV) Thy way, O God, is in the sanctuary: who is so great a God as our God?

(MKJV) Your way, O God, is in holiness; who is so great a God as our God?


Jalan Engkau, Ya Allah, ada di dalam tempat kudus. ada di dalam Kemah/Bait Suci. Anda ingin tau bagaimana rencana Allah menghapus dosa, menyelamatkan manusia, menghukum iblis dan para pengikutnya, dan mengakhiri dosa untuk selamanya ? Anda mau tau Rencana Keselamatan Tuhan ? Anda mau tau Injil yang lengkap ? Mari kita masuk ke dalam Rumah Tuhan. Mari kita Pelajari Injil di dalam bait suci. Ini adalah Pola ilahi yang diberikan Tuhan, setiap Injil yang diberitakan dengan tidak mengikuti Pola Tuhan ini tidaklah lengkap. Mari kita ikuti jejak kaki Anak Domba kemana saja Ia pergi (Wahyu 14:4). Ini adalah Peta Pelayanan dan Perjalanan Yesus Anak domba Allah dan juga merupakan Peta Keselamatan bagi mereka yang percaya.

Allah kita yang penuh kasih telah memaparkan Rencana Keselamatan nya melalui Sistem Upacara Pengorbanan Binatang sejak manusia pertama jatuh kedalam dosa, dan diperjelas dengan sangat mengagumkan di jaman Musa, kemudian dipermegah di jaman Salomo.


Rencana Daud yang sudah lama dinanti-nantikan untuk membangun sebuah rumah bagi Tuhan (bait suci), akhirnya dilaksanan oleh Salomo dengan bijak. Selama tujuh tahun, Yerusalem dipenuhi dengan pekerja-pekerja yang sibuk terlibat dalam meratakan situs yang dipilih, dalam membangun dinding penahan yang luas, dalam meletakkan fondasi yang luas, - "batu-batu besar, batu mahal, dan batu yang dipahat," - dalam membentuk kayu-kayu berat yang dibawa dari hutan Libanon , dan dalam mendirikan Tempat Kudus (sanctuary) yang megah. 1 Raja 5:17.


Bersamaan dengan persiapan kayu dan batu, yang dimana tugas tersebut melibatkan ribuan orang dan sangat menguras energi mereka, pembuatan perabot untuk bait suci terus berkembang di bawah kepemimpinan Hiram dari Tirus "seorang pria yang cerdik, yang memiliki pemahaman, ... mahir mengerjakan emas, perak, kuningan, besi, batu, kayu, di kain ungu, kain biru, lenan halus, dan kain kirmizi. ”2 Tawarikh 2:13, 14.


Sempurna Menurut Pola

Demikianlah ketika bangunan di Gunung Moriah didirikan dengan tanpa suara dengan ”batu yang telah disiapkan sebelum dibawa ke sana: sehingga tidak ada palu atau kapak atau alat besi apa pun yang terdengar selama pembangunan rumah itu,” perlengkapan yang indah itu disempurnakan sesuai dengan pola-pola yang oleh Daud diberikan kepada putranya, “semua bejana yang untuk rumah Allah.” 1 Raja-raja 6: 7; 2 Tawarikh 4:19. Ini termasuk mezbah dupa emas, meja roti sajian, kandil dan pelitanya, dengan bejana dan perkakas yang dihubungkan dengan pelayanan para imam di tempat kudus, "semua emas, semuanya emas murni ” 2 Tawarikh 4:21 . Juga Semua Perabot yang terbuat dari tembaga : mezbah korban bakaran, tempat air pembasuhan besar (the laver) yang ditopang oleh dua belas ekor sapi, bejana dengan ukuran lebih kecil, dengan banyak bejana lain, Raja menuang semuanya itu di Lembah Yordan di dalam tanah liat antara Sukot dan Zereda.

2 Tawarikh 4:17. Perabotan ini disediakan sangat berlimpah, supaya tidak ada kekurangan.

Sebuah Bait Suci dengan Kemegahan yang Tak Tertandingi

Yang melampaui keindahan dan kemegahan yang tak tertandingi adalah bangunan megah yang didirikan Salomo dan rekan-rekannya untuk Tuhan dan ibadahNys. Dihiasi dengan batu-batu berharga, dikelilingi oleh lapangan luas dengan pendekatan megah, dan dilapisi dengan kayu cedar berukir dan emas, struktur bait suci, dengan hiasan bersulam dan perabotan yang berharga, adalah lambang yang cocok dari gereja Allah yang hidup di bumi, yang melalui zaman telah dibangun sesuai dengan pola ilahi, dengan bahan-bahan yang disamakan dengan "emas, perak, batu permata," yang dipahat mirip seperti sebuah istana." 1 Korintus 3:12; Mazmur 144: 12.


Tempat kudus (sanctuary) yang paling indah telah dibuat, sesuai dengan pola yang ditunjukkan kepada Musa di gunung, dan setelah itu dipersembahkan oleh Tuhan kepada Daud. Selain kerub di atas tabut perjanjian, Salomo membuat dua malaikat lain yang berukuran lebih besar, berdiri di setiap ujung tabut, mewakili malaikat surgawi yang menjaga hukum Allah. Mustahil untuk menggambarkan keindahan dan kemegahan tempat kudus ini. Masuk kedalam tempat ini tabut yang sakral ini di angkat dengan hormat khidmat oleh para imam, dan diletakkan di tempatnya di bawah sayap dua kerub megah yang berdiri di lantai.


Tanda Penerimaan Tuhan

Paduan suara suci mengangkat suara mereka untuk memuji Tuhan, dan melodi suara mereka disertai oleh berbagai jenis alat musik. Dan sementara pelataran bait suci bergema dengan pujian, awan kemuliaan Allah mengambil alih bait suci itu, seperti yang pernah terjadi sebelumnya di kemah suci di padang gurun jaman Musa. “Dan terjadilah, ketika para imam keluar dari tempat kudus, bahwa awan memenuhi rumah Tuhan, sehingga para imam tidak dapat berdiri untuk melayani karena awan itu: karena kemuliaan Tuhan telah memenuhi rumah Tuhan. ”1 Raja 8:10, 11.


Seperti tempat kudus di bumi yang dibangun oleh Musa menurut pola yang ditunjukkan kepadanya di atas gunung, bait suci Salomo, dengan segala jenis layanannya juga adalah “sebuah gambaran dan bayangan di masa itu, di mana dipersembahkan persembahan dan pengorbanan;” kedua tempat suci (Kemah suci Musa dan Bait Suci Salomo) adalah “Pola dari hal-hal di surga;” dimana Kristus, Imam Besar kita yang agung, adalah “seorang pelayan dari tempat kudus, dan dari Kemah Suci yang sejati, yang didirikan oleh Tuhan, dan bukan manusia.” Ibrani 8: 2. Bait suci dibumi mengikuti Pola Bait suci di Sorga. Seperti Miniatur mengikiti Bangunan aslinya.


Seluruh sistem dan simbol di bait suci adalah sebuah nubatan yang dipadatkan dari Rencana Keselamatan (Injil), sebuah tampilan yang diikat dengan janji-janji penebusan.


Type and Antitype

Arti Antitype:

Seseorang atau sesuatu yang mempresentasikan simbol atau diidentifikasi dengan simbol atau tipe sebelumnya, seperti tokoh/benda/sesuatu dalam Perjanjian Baru yang memiliki padanan dalam Perjanjian Lama.


Type adalah simbolnya dan Antitype adalah pelaksanaan atau realita dari simbol sebelumnya (type).

Contoh :

Type - Perjanjian lama : domba tak bercacat cela di korbankan diatas mezbah korban bakaran.

Antitype - Perjanjian baru : Yesus anak domba Allah yang sempurna mengrbankan dirinya di Kayu salib.