• Roy Pitoy

Pekerjaan Baik



“Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.”(Filipi 1:6)


Saya suka melihat bagaimana gedung-gedung di Jakarta dibangun, bagaimana mereka bekerja mempersiapkan segala sesuatu, membangun pondasi, hingga gedung itu berdiri. Namun tidak jarang saya melihat gedung-gedung yang ditinggalkan sebelum selesai, dengan begitu banyak alasan yang ada.


Namun tidak begitu dengan Tuhan, Ia selalu menyelesaikan apa yang Ia mulai. Ketika Ia memulai penciptaan, Ia selesaikan dengan begitu baik dan sempurna sehingga kehidupan bisa berjalan dengan baik di Eden. Ketika Ia membangun bahtera melalui Nuh, Ia menyelesaikan bahtera itu, hingga menjaga Nuh dan keluarga selamat sampai akhir. Ketika Ia memanggil Musa untuk membawa umat Israel keluar dari Mesir untuk tinggal di Kanaan. Ia menuntun mereka hingga mereka tiba. 



Tuhan selalu menyelesaikan segala pekerjaan baik yang Ia mulai. Namun dalam setiap pekerjaan itu, Tuhan memberikan bagian kepada kita manusia untuk turut bekerja, merasakan tuntunan tangan-Nya dan belajar percaya kepada janji-Nya. Di Eden Ia meminta agar Adam dan Hawa mengusahakan dan memelihara taman itu, juga memerintahkan mereka agar jangan memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat. Sebelum air bah, Ia memerintahkan Nuh membangun bahtera, dan Nuh menurut dan melakukannya. Ia juga memerintahkan Musa menghadap Firaun, memberikan 10 hukum dan segala ketetapan-Nya hingga bangsa Israel tiba di Kanaan.


Janji-Nya pasti dan tidak pernah berubah. Ketika kita menurut dan taat akan perintah-perintah-Nya maka kita akan menerima janji-janji itu.


Sebagaimana Paulus bersyukur atas persekutuan dan kasih mesra dari jemaat di Filipi yang dikerjakan oleh Roh Kudus, jemaat di Filipi memberi bagian dalam mendengarkan berita Injil, percaya akan kabar baik itu dan menurut akan segala perintah-perintah-Nya. 


Hati yang terbuka akan Roh Kudus dan penurutan terhadap perintah-perintah-Nya inilah yang menyempurnakan pekerjaan yang Tuhan mulai di dalam diri kita masing-masing. Ia rindu menyelesaikan pekerjaan baik itu hingga pada kedatangan-Nya yang kedua kali.


Maukah kita turut bekerja dengan-Nya?

17 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua